Jujur Sejak dalam Tulisan ala Nayla



Sudah selesai aku membaca karya mbak Djenar yang berjudul Nayla. Rasa-rasanya memang sedikit terlambat, karena hari ini sudah masuk pada bulan pertama tahun 2019, tapi aku baru saja selesai membaca karya pertama Mbak Djenar yang sudah tercetak pertama kali pada tahun 2005 bulan Mei. Waktu itu aku menemukan buku bersampul putih dengan foto kaki jenjang yang mulus, mengenakan celana jins dengan ukuran kira-kira tak lebih dari 60 senti, dan misterinya.... terselip sebuah peniti di bagian atas paha sebelah kiri.

Novel ini tertumpuk dibawah novel-novel berdebu di sebuah toko buku loakan, yang bagiku merupakan sebuah tempat pemburuan buku paling menyenangkan. Mbak Djaenar Maesa Ayu ini awalnya aku tak kenal, aku hanya tertarik saja melihat sampul novelnya yang begitu nyentrik walau sudah agak kumal. Kubuka-buka lagi halaman perhalaman, menguar aroma kertas yang lawas, penuh warna kuning bentol-bentol disetiap halaman dan meninggalkan bekas, tak begitu menyenangkan karena ada beberapa coretan pulpen, pensil, dan beberapa warna pulas, maklumlah buku bekas. Namun tulisan Mbak Djenar dengan lugas memperkenalkan diri dan aku, ketagihan untuk tidak lekas bergegas.



Novel ini sama sekali tak ada daftar isi. Pengantarnya hanyalah sebuah kutipan seorang Darma Budi, lalu pembaca langsung disuguhi cerita tentang Nayla yang vaginanya ditusuki peniti. Mungkin inilah yang menjadi alasan sampul depan novel terselip peniti di bagian paha kiri.
Halaman demi halaman aku baca dengan penuh tanda tanya, terkadang juga tanda seru. Alurnya zig-zag dan sudut pandangnya tidak melulu dari orang ketiga yang serba tahu. Membaca novel Nayla seperti mengisi kotakan-kotakan teka-teki, satu judul cerita tak bisa berdiri sendiri. Mereka terus berhubungan, topang-menopang untuk saling menjelaskan, hingga pada akhirnya kita akan puas dengan berbagai jawaban atas tanya di bagian awal.
Mbak Djenar bersikap jujur dalam setiap frasa yang ia tuliskan. Bahkan setiap tokoh yang ia ceritakan, dipaksanya untuk berani jujur dalam setiap kejadian. Tak peduli anak orang kaya, atau bapak seorang penulis ternama, atau potret seorang ibu yang dibangun sedemikian kuatnya, seorang Nayla ditampilkan menjadi sosok yang selalu menyuguhkan realita yang memang begitu adanya.
“Kalau dalam menulis pun saya masih harus berbohong, lebih baik saya tidak menulis.” Ujar Nayla ketika ia ditemui seorang pewawancara. “Menulis” yang memilihnya, karena dengan begitu ia bisa jujur dengan apa yang ada dalam pikirannya, dengan apa yang sedang dirasakannya, dengan apa yang sedang dialaminya, dengan apa yang sudah atau sedang dilihatnya, dengan apa yang didengarnya.
Dalam novel Nayla tersaji persoalan demi persoalan yang jarang diungkapkan. Jelas dalam cerita Nayla terpapar keberanian bercerita tentang hal yang masih tabu dibicarakan. Seksualitas dalam novel ini dijadikan sebagai dunia yang sangat dekat dengan realitas.

Tulisan Mbak Djenar menyiratkan atau bahkan menampakkan dengan sangat gamblang kekesalan yang ia rasakan terhadap para lelaki bajingan. Lelaki yang merasa mampu membeli vagina dengan rupiah yang mereka punya. Namun dalam cerita ini, perempuan pun mengamini. Direlakanlah tubuhnya dinikmati lelaki setelah ia dibayar dengan rupiah berkali-kali. Dibiarkanlah jiwanya tak sekalipun mengenal orgasme karena ketepercayaan budaya yang mengatakan wanitalah yang menjadi pemuas pria.

Tak diberikan pada perempuan kesempatan untuk mengetahui kenikmatan senggama, konsep perawan yang di malam pertama harus mengeluarkan darah dan harus melenguh kesakitan, sebuah pamali ketika perempuan membiacarakan atau menulis stensilan.

Mbak Djenar benar-benar menjadi sejujur bidadari.

Tak menjadi masalah jika perempuan-perempuan selainku tak membaca buku ini. Tapi untuk pertimbangan, kenapa kita tak mencoba membaca sesuatu yang didalamnya berisi tentang kejujuran? Kejujuran yang bagi kita sendiri sangat sulit untuk diungkapkan, sulit untuk diperdengarkan, sulit untuk dituliskan. Setidak-tidaknya kita menjadi tahu siapa diri kita, untuk apa kita diciptakan, dan kepada siapa setia kita diabdikan.

“Saya bukan pecinta perempuan. Saya bukan lesbian. Saya pecinta kehidupan. Dan saya akan setia pada kehidupan.” -Nayla

Comments

  1. Kurang ah reviewnya. Lagi menikmati dan mencoba memahami siapa nayla, eh udah habis aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kalau aku tulis semua isinya bukan resensi namanya, tapi story tellinggggggggghgghgggg ngerti ga siiii

      Delete
  2. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    BURUAN DAFTAR!
    dewa-lotto.name
    dewa-lotto.com

    ReplyDelete
  3. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    www.arenakartu.cc
    100% Memuaskan ^-^

    ReplyDelete
  4. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    www.arenakartu.cc
    100% Memuaskan ^-^

    ReplyDelete
  5. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.site
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    8 Pasaran Togel Terbaik Bosku
    Joker Slot, Sabung Ayam Dan Masih Banyak Lagi Boskuu
    BURUAN DAFTAR!
    MENYEDIAKAN DEPOSIT VIA PULSA TELKOMSEL / XL
    DOMPET DIGITAL OVO, DANA, LINK AJA DAN GOPAY
    UNTUK KEMUDAHAN TRANSAKSI , ONLINE 24 JAM BOSKU
    dewa-lotto.site

    ReplyDelete
  6. JOIN NOW
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    BURUAN DAFTAR!
    Menyediakan Deposit Via Pulsa TELKOMSEL / XL
    Dompet Digital Via OVO, DANA, LINK AJA DAN GOPAY
    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    WA : +855 88 868 8229
    Online 24Jam Bosku
    www.dewa-lotto.site
    www.dewa-lotto.club

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts